Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-58, BPJS Kesehatan menyelenggarakan ajang lari santai bertajuk Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu, 28 Juni 2026. Acara yang diikuti oleh berbagai komunitas lari ini menjadi wujud nyata komitmen BPJS Kesehatan dalam mengedepankan pendekatan promotif dan preventif melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini memiliki misi strategis yang melampaui sekadar perayaan hari jadi. "Kegiatan ini utamanya adalah promotif dan preventif," tegas Prihati saat ditemui di lokasi acara. Menurutnya, ajang ini merupakan salah satu cara untuk mengajak masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Capaian kepesertaan JKN hingga saat ini menunjukkan perkembangan yang signifikan. Per 1 Juni 2026, jumlah peserta program tersebut telah menembus angka 285 juta jiwa, setara dengan lebih dari 98 persen populasi Indonesia. Jaringan layanan kesehatan yang mendukung program ini pun terbilang masif, mencakup 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.
Prihati mengungkapkan keprihatinan terhadap tren penyakit tidak menular yang kini mulai menyerang kelompok usia produktif. Berdasarkan data skrining kesehatan pada tahun 2025, lebih dari 79 juta peserta JKN telah menjalani Skrining Riwayat Kesehatan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, teridentifikasi sekitar 23 juta peserta berisiko hipertensi dan 17 juta peserta berisiko diabetes melitus.
Yang lebih mengkhawatirkan, data BPJS Kesehatan mencatat bahwa kelompok usia di bawah 45 tahun memiliki lebih dari 400 ribu peserta yang terdiagnosis diabetes melitus serta lebih dari satu juta peserta dengan hipertensi. Temuan ini menegaskan bahwa ancaman penyakit kronis tidak lagi eksklusif menimpa kelompok lansia, melainkan juga mengintai generasi muda yang masih dalam masa produktif.
Guna mengatasi persoalan tersebut, BPJS Kesehatan terus memperkuat berbagai program edukasi dan deteksi dini. Di antaranya adalah Prolanis Muda yang menyasar peserta usia produktif, skrining kesehatan berkala, serta kampanye hidup sehat yang digelar secara masif. "Kegiatan Health Fun Run hari ini menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat," ujar Prihati.
Acara tersebut turut dimeriahkan oleh kehadiran publik figur Raffi Ahmad, yang menyerukan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan sejak dini kepada generasi muda. "Sehat itu mahal, sehat itu penting. Makanan sehat, pola hidup sehat, tidur cukup. Hidup sehat jangan dimulai dari besok, tapi mulailah dari sekarang," pesan Raffi kepada para peserta yang hadir di ajang lari santai tersebut.