Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh, Vietnam, resmi merilis regulasi baru terkait penyelenggaraan Kompetisi Sains dan Teknologi tingkat kota untuk tahun ajaran 2025-2026. Salah satu poin krusial dalam aturan anyar ini adalah penyusunan panduan khusus mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proyek penelitian yang diajukan oleh para siswa.
Langkah ini diambil guna memastikan integritas akademik tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Selain kewajiban mematuhi panduan AI, panitia juga menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk plagiarisme, baik dari sumber domestik maupun internasional. Peserta yang mengadaptasi atau melanjutkan riset dari kompetisi sebelumnya diwajibkan untuk mendeklarasikan informasi tersebut secara transparan dalam laporan mereka.
Regulasi ini juga mengatur batas maksimal pendaftaran proyek bagi setiap satuan pendidikan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga proyek, sedangkan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pusat pendidikan kesetaraan dibatasi hingga lima proyek. Sementara itu, empat SMA kejuruan unggulan, termasuk SMA Kejuruan Le Hong Phong dan Tran Dai Nghia, mendapatkan kuota khusus hingga sepuluh proyek. Sekolah yang meraih prestasi pada kompetisi tingkat kota maupun nasional periode sebelumnya juga berhak atas kuota tambahan.
Untuk menjamin kualitas bimbingan, setiap proyek riset harus didampingi oleh seorang guru dengan keahlian yang relevan dari sekolah yang sama. Setiap guru pembimbing pun hanya diperbolehkan mengawal satu proyek penelitian saja. Selama proses pengerjaan, para siswa diwajibkan menyusun buku catatan riset terperinci, mulai dari perumusan ide awal hingga hasil akhir produk, yang nantinya dipresentasikan di hadapan dewan juri saat tahap wawancara.
Kompetisi bergengsi tingkat kota ini dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 25 November mendatang. Proses seleksi dimulai dari penilaian berkas administrasi hingga tahapan wawancara langsung maupun daring. Pada babak akhir seleksi tingkat kota, juri akan menyaring 120 proyek terbaik untuk kemudian didelegasikan ke tingkat nasional mewakili Kota Ho Chi Minh.