Danantara Indonesia secara resmi memulai pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi. Langkah ini merupakan kelanjutan dari proyek pengelolaan sampah serupa yang sebelumnya telah diresmikan di Denpasar Raya pada awal Juli lalu.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur hijau ini menjadi solusi konkret dalam menghadapi ancaman darurat sampah nasional, khususnya di Bekasi. Proyek ini didesain tidak hanya untuk mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah di sektor energi baru terbarukan.

Selain mereduksi volume sampah perkotaan secara signifikan, kehadiran fasilitas PSEL Bantargebang juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal. Integrasi teknologi pengolahan sampah ini diproyeksikan memberikan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasi.