ASUS resmi memperkenalkan lini laptop bisnis terbarunya, ExpertBook Ultra, di Semarang pada Rabu (24/6/2026). Produk yang diluncurkan secara global pada Januari 2026 ini menyasar segmen profesional dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Said Dahda, Commercial Technical Public Relations ASUS Business, menjelaskan bahwa ExpertBook Ultra hadir untuk mendefinisikan ulang konsep laptop bisnis. "Kami ingin laptop flagship untuk bisnis yang bisa dibawa ke mana-mana. Untuk Work from Cafe, Work from Anywhere, pengguna tidak perlu malu," ujarnya dalam konferensi pers.
Fitur unggulan laptop ini adalah kemampuan menjalankan model kecerdasan buatan (AI) secara lokal tanpa koneksi internet. Hal ini dimungkinkan berkat prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 yang dibekali Neural Processing Unit (NPU) berkekuatan 50 Trillion Operations per Second (TOPS).
Selain performa AI, ExpertBook Ultra juga menekankan efisiensi. Laptop ini diklaim ringan dengan baterai tahan lama, serta dilengkapi fitur keamanan bisnis yang komprehensif. Said menambahkan bahwa desainnya ditujukan untuk mendukung produktivitas para wirausahawan, eksekutif, hingga kreator konten.
Aldi Ramadiansyah, Commercial Product Marketing ASUS Indonesia, memaparkan strategi bisnis B2B perusahaan. "Di tahun 2025, kami sudah menduduki nomor 3 brand yang memasok sektor pemerintahan, juga UMKM," ungkapnya. Ia menegaskan bahwa ASUS Business tidak hanya menjual perangkat keras seperti laptop dan desktop, tetapi juga menjual ekosistem lengkap termasuk router, projektor, dan server.
Pasar B2B di Indonesia menjadi fokus ekspansi ASUS. Sejak diluncurkan pada 2019, lini bisnis ini terus meningkatkan pangsa pasarnya. Per Kuartal I/2026, ASUS Business mengklaim telah mencapai market share sebesar 17%, dengan jangkauan luas di berbagai sektor seperti manufaktur, pendidikan, keuangan, kesehatan, hingga pemerintahan.