Yogyakarta — Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kantor Urusan Agama (KUA) Mantrijeron turut mengikuti kegiatan skrining kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Mantrijeron pada Rabu (24/6/2026). Pemeriksaan yang berlangsung di Aula Kemantren Mantrijeron ini ditujukan bagi seluruh karyawan lintas sektoral di wilayah kemantren tersebut sebagai bagian dari program deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).
Rangkaian pemeriksaan yang diberikan kepada para peserta mencakup pengecekan kadar gula darah, kolesterol, pengukuran antropometri, hingga sesi konsultasi langsung bersama tenaga medis dari Puskesmas Mantrijeron. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pemantauan kesehatan berkala guna mendorong kesadaran para pegawai terhadap pentingnya menjaga kondisi tubuh secara rutin.
Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag., menegaskan bahwa program skrining semacam ini memiliki peran strategis, bukan hanya bagi kesehatan pribadi para ASN, melainkan juga berdampak langsung pada mutu layanan publik yang mereka berikan. Menurutnya, aparatur yang sehat secara jasmani dan rohani akan mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.
"Pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat penting bagi ASN. Selain untuk menjaga kesehatan diri, juga berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jika pegawainya sehat jasmani dan rohani, maka pelayanan dapat berjalan lebih baik dan optimal," ujar Setyo Purwadi.
Setyo Purwadi juga menekankan bahwa kondisi kesehatan aparatur merupakan salah satu pilar penting dalam menopang kinerja kelembagaan, terutama dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang prima dan berkesinambungan di lingkungan KUA Mantrijeron.
Secara keseluruhan, kegiatan skrining kesehatan ini berjalan tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari para peserta. Para ASN tampak antusias menjalani setiap tahapan pemeriksaan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masing-masing. Melalui program ini, diharapkan seluruh ASN di lingkungan Kemantren Mantrijeron semakin terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kondisi kesehatannya guna mencegah risiko penyakit sejak dini.