Ancaman penularan penyakit kini membayangi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terpaksa bertahan di posko-posko pengungsian pascagempa. Guna mengantisipasi terjadinya krisis kesehatan yang lebih parah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat dengan menyiagakan personel medis di berbagai titik krusial.
Langkah kedaruratan ini dibarengi dengan upaya memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak tetap beroperasi secara optimal. Langkah proaktif tersebut diharapkan mampu memberikan penanganan medis yang cepat bagi warga serta menekan potensi penyebaran wabah di lingkungan pengungsian.