Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Sakit (RS) Budi Setia Langowan di Minahasa, Sulawesi Utara, menekankan pentingnya pemerataan layanan medis bagi seluruh warga. Direktur RS Budi Setia Langowan, dr. James Komaling, menyatakan bahwa esensi kemerdekaan saat ini terletak pada kemudahan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan yang berkualitas tanpa adanya hambatan sosial maupun ekonomi.
Menurut James, keadilan sosial yang nyata terwujud ketika seluruh lapisan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan penanganan medis, baik dari segi biaya, jarak geografis, maupun latar belakang status. Saat ini, RS Budi Setia Langowan terus berupaya meningkatkan daya tampung dan fasilitas medis guna mengimbangi tingginya kebutuhan masyarakat, di mana 118 tempat tidur perawatan yang tersedia hampir selalu terisi penuh setiap harinya.
Ia juga menambahkan bahwa perjuangan di era modern bukan lagi tentang mengangkat senjata fisik, melainkan melawan keterbatasan fasilitas kesehatan dan minimnya tenaga dokter spesialis. Untuk mengatasi tantangan tersebut, terutama dalam menangani lonjakan pasien pascaoperasi dan kasus medis yang kompleks, sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, pusat, serta sesama institusi kesehatan sangat diperlukan guna menghindari kompetisi sektoral yang sempit.
Momentum perayaan kemerdekaan tahun ini di RS Budi Setia dikemas secara unik untuk menyampaikan pesan persatuan. Seluruh petugas medis dan peserta upacara mengenakan busana adat dari berbagai penjuru Nusantara, seperti pakaian adat Minahasa, Aceh, Batak, Papua, hingga Sulawesi Selatan. Tampilan keberagaman ini menjadi representasi visual dari komitmen institusi untuk melayani setiap pasien secara inklusif layaknya keluarga, tanpa memandang suku, agama, dan status sosial.