Pesatnya kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah memicu perdebatan panjang mengenai masa depan tenaga kerja manusia. Banyak pihak khawatir akan terjadinya disrupsi yang menggantikan peran pekerja, namun para akademisi justru melihat hal ini sebagai peluang untuk transformasi besar dalam dunia industri.
Ketua Program Studi Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM), Prof. Dr. Agus Subekti, menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap AI seharusnya digantikan dengan semangat adaptasi. Menurutnya, bukan AI yang akan mendepak manusia dari posisi mereka, melainkan individu yang enggan memperbarui keterampilannya yang akan tertinggal dalam persaingan global.
"Budaya belajar sepanjang hayat atau lifelong learning saat ini telah menjadi kebutuhan mutlak. Seseorang yang mampu mengintegrasikan teknologi AI ke dalam alur kerja mereka akan memiliki nilai tawar jauh lebih tinggi dibanding mereka yang menutup diri dari perubahan teknologi," ujar Prof. Agus dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Prof. Agus menyoroti bahwa industri modern saat ini tidak hanya mencari individu yang bisa mengoperasikan perangkat digital, tetapi membutuhkan sosok yang mampu merancang solusi inovatif berbasis teknologi seperti Big Data, Cybersecurity, hingga Blockchain. Oleh karena itu, kurikulum pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kesenjangan antara teori akademis dengan tuntutan praktik di lapangan.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri menghadirkan Program Magister Informatika yang dirancang untuk membentuk pemimpin transformasi digital. Melalui pendekatan berbasis riset dan kolaborasi antara akademisi serta praktisi, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi pemecah masalah (problem solver) yang tangguh di era industri 5.0.
Peluang karier bagi lulusan di sektor ini pun sangat luas, mulai dari profesi sebagai Data Scientist, AI Engineer, hingga Technopreneur. Bagi masyarakat yang ingin meningkatkan daya saing kariernya, pihak kampus telah membuka pendaftaran untuk tahun akademik 2026/2027 melalui laman resmi pmb.nusamandiri.ac.id sebagai langkah awal menjadi inovator di masa depan.