Tim nasional Argentina tengah menatap ambisi besar dalam babak perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste dijadwalkan akan menghadapi tantangan Swiss pada Minggu (12/7) pagi WIB, dengan misi khusus untuk memecahkan rekor yang telah bertahan selama 72 tahun.
Performa skuad asuhan Lionel Scaloni saat ini sedang dalam grafik menanjak. Sejak kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi di Piala Dunia 2022, Argentina tercatat belum pernah menelan kekalahan. Dalam 11 pertandingan terakhir, mereka berhasil mengemas sembilan kemenangan dan dua hasil imbang. Lebih impresif lagi, Lionel Messi dan kawan-kawan secara konsisten mencetak minimal dua gol dalam setiap laga tersebut.
Merujuk pada data Opta, catatan impresif ini membuat Argentina menyamai rekor panjang milik Uruguay yang terukir antara tahun 1930 hingga 1954. Jika Argentina berhasil membobol gawang Swiss sebanyak dua gol atau lebih dalam pertandingan mendatang, mereka akan menorehkan sejarah baru sebagai tim pertama yang melampaui rekor tersebut.
Ketergantungan terhadap sosok Lionel Messi masih menjadi poros utama permainan Argentina. Megabintang veteran tersebut saat ini sedang dalam performa terbaiknya dengan mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen 2026 berlangsung.
Di sisi lain, Swiss bukanlah lawan yang mudah. Setelah sempat rapuh di fase grup, pertahanan Swiss menunjukkan transformasi drastis di babak gugur. Mereka sukses menjaga gawang tetap suci dalam dua laga terakhir, termasuk saat menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.