Aktivitas olahraga tradisional ekstrem gledekan di kawasan pegunungan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dihentikan sementara waktu oleh aparat kepolisian setempat. Keputusan ini diambil menyusul insiden kecelakaan yang menimpa salah satu peserta hingga menabrak pembatas jalan saat melaju di lintasan menurun.
Kapolsek Prigen, AKP Mulyono, menjelaskan bahwa penghentian operasional ini bertujuan memberikan ruang bagi pihak penyelenggara untuk mengevaluasi secara menyeluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan. Mengingat jalur yang digunakan didominasi oleh turunan curam dan tikungan tajam, faktor keselamatan peserta wajib menjadi prioritas utama guna menghindari fatalitas cedera.
Gledekan merupakan kendaraan kayu modifikasi tanpa mesin yang meluncur memanfaatkan gaya gravitasi bumi di jalanan pegunungan. Olahraga rekreasi ini sangat diminati karena menyuguhkan sensasi kecepatan tinggi, namun menyimpan risiko besar jika tidak ditunjang dengan sistem proteksi yang memadai, baik dari segi kelayakan fisik kendaraan maupun alat pelindung diri peserta.
Merespons kebijakan tersebut, Ketua Penyelenggara Gledekan, Dian Cahyono, menyatakan menerima keputusan kepolisian dan siap melakukan pembenahan. Pihaknya berkomitmen memanfaatkan masa jeda ini untuk merumuskan regulasi keselamatan baru dan berkoordinasi dengan instansi pemerintah tingkat provinsi agar ajang olahraga pemacu adrenalin ini dapat kembali digelar dengan standar keamanan yang lebih matang.