Apple resmi meluncurkan pembaruan keamanan darurat untuk sistem operasi macOS menyusul ditemukannya celah keamanan kritis pada fitur Screen Sharing. Kerentanan ini berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab di jaringan lokal yang sama untuk mengontrol perangkat target tanpa memerlukan kata sandi atau kredensial yang sah.
Perbaikan tersebut dikemas dalam pembaruan macOS Tahoe 26.6.1 yang dirilis pada awal Agustus 2026. Kerentanan yang diidentifikasi dengan kode CVE-2026-65400 ini diselesaikan melalui peningkatan manajemen status sistem (state management), sehingga menutup celah manipulasi proses autentikasi oleh pihak asing.
Langkah respons cepat dari raksasa teknologi asal Cupertino ini menindaklanjuti serangkaian celah keamanan yang ditemukan pada komponen serupa beberapa waktu sebelumnya. Pada pembaruan lalu, Apple juga telah menambal kerentanan lain yang mencakup risiko intersepsi jaringan hingga potensi kebocoran data sensitif pengguna.
Celah keamanan berbahaya ini pertama kali ditemukan oleh peneliti keamanan Alfredo Pesoli melalui Bynario Atlas. Fitur Screen Sharing sendiri merupakan utilitas bawaan macOS yang krusial bagi administrasi jarak jauh dan kolaborasi kerja, namun rentan menjadi sasaran serangan siber karena fungsinya yang memberikan akses kendali langsung ke sistem operasi.
Guna mengamankan perangkat, Apple mengimbau para pengguna macOS untuk segera memperbarui sistem mereka ke versi Tahoe 26.6.1. Pembaruan serupa juga dihadirkan untuk versi macOS lawas seperti Sequoia dan Sonoma demi memastikan perlindungan menyeluruh bagi pengguna yang belum beralih ke sistem operasi terbaru.