Mantan Duta Besar Republik Indonesia, Mohamad Wahid Supriyadi, mengadopsi konsep festival bisnis internasional untuk memajukan daerah asalnya melalui ajang Kebumen Travel Mart (KTM) 2026. Kegiatan yang memadukan sektor pariwisata, seni budaya, dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini diselenggarakan di Benteng Van der Wijck, Gombong, mulai 27 hingga 29 Agustus 2026.
Wahid, yang merupakan putra daerah asal Kecamatan Mirit, Kebumen, memiliki rekam jejak panjang di dunia diplomasi. Ia tercatat pernah mengemban tugas sebagai Dubes RI untuk Uni Emirat Arab (2008-2011) serta Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus (2016-2020). Pengalaman diplomasi bilateral tersebut kini ia dedikasikan untuk membuka akses pasar global bagi potensi lokal Kebumen.
Melalui inisiasi KTM 2026, Wahid berharap sektor pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini dinilai krusial mengingat Kabupaten Kebumen masih menghadapi tantangan pengentasan kemiskinan yang cukup tinggi di wilayah Jawa Tengah.
Penyelenggaraan festival di Benteng Van der Wijck ini terwujud berkat kolaborasi erat dengan jajaran TNI Angkatan Darat. Wahid menyampaikan apresiasi kepada Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, yang telah memberikan izin pemanfaatan benteng bersejarah tersebut sebagai pusat kegiatan guna memaksimalkan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Dalam rangkaian acaranya, KTM 2026 memfasilitasi pertemuan langsung antara pelaku wisata lokal dengan para agen perjalanan serta operator tur mancanegara. Para pembeli potensial tersebut diajak menjelajahi berbagai destinasi unggulan untuk membangun jejaring bisnis pariwisata yang berkelanjutan di tingkat internasional.