Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, kembali memperkuat ekosistem rumah pintarnya dengan memperkenalkan Mijia Smart Bathroom Heater P1 Human Sensing Edition. Perangkat multifungsi ini mengintegrasikan sistem pemanas ruangan, pencahayaan cerdas, dan kipas ventilasi dalam satu unit terpadu untuk meningkatkan kenyamanan di area kamar mandi.

Keunggulan utama dari perangkat ini terletak pada penerapan sensor radar berfrekuensi 24GHz. Berbeda dengan sensor inframerah konvensional yang kerap kehilangan sensitivitas saat pengguna tidak bergerak dalam waktu lama, teknologi radar pada Mijia P1 mampu mendeteksi kehadiran seseorang secara konsisten dan presisi, memastikan sistem tetap aktif selama ruangan digunakan.

Melalui sensor canggih tersebut, lampu pintar akan langsung menyala begitu mendeteksi pengguna memasuki ruangan, diikuti dengan aktifnya kipas ventilasi. Setelah kamar mandi kosong, seluruh operasional perangkat akan mati secara otomatis untuk menghemat energi. Xiaomi juga menyematkan fitur penyesuaian sensitivitas radar agar sensor tidak mudah terpicu oleh aktivitas orang yang sekadar melintas di depan pintu.

Untuk performa pemanasannya, gawai ini dibekali elemen pemanas graphene berdaya 3.000 watt yang didukung teknologi variable frequency control. Fitur ini memungkinkan perangkat menjaga suhu ruangan tetap stabil tanpa harus mengonsumsi daya maksimal secara terus-menerus. Udara hangat kemudian disalurkan secara merata ke seluruh ruangan, bahkan hingga ke permukaan lantai, melalui kisi udara (louver) yang dapat berayun dengan sudut 60 hingga 90 derajat.

Mijia Smart Bathroom Heater P1 ini dijadwalkan memulai masa penggalangan dana (crowdfunding) di pasar China pada pekan depan. Perangkat rumah pintar ini dibanderol dengan harga promosi sebesar 999 yuan, atau setara dengan kisaran Rp2,66 juta.