Universitas Riau (Unri) secara resmi memulai perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2026/2027 bagi program Pascasarjana dengan menyelenggarakan kuliah umum di Student Center Unri, Selasa (4/8). Acara berskala nasional ini menghadirkan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., sebagai pembicara utama untuk membedah inovasi kesehatan masa depan.

Mengangkat tema "Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia Melalui Inovasi, Riset dan Kolaborasi Perguruan Tinggi", dr. Benjamin dalam paparannya menyoroti pentingnya sinergi antara dunia akademis dan pemerintah. Ia memaparkan kondisi riil kesejahteraan sosial di tanah air serta efektivitas berbagai program jaminan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya, dalam menopang kesehatan masyarakat.

Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa pembenahan sistem kesehatan nasional merupakan pilar strategis menuju Indonesia emas yang berdaya saing tinggi. Ia mendorong ratusan mahasiswa baru pascasarjana untuk aktif berkontribusi menghasilkan riset aplikatif yang menjadi solusi konkret atas tantangan kesehatan di masyarakat.

"Jadikan kuliah perdana ini sebagai pemantik semangat untuk berpikir kritis dan menghasilkan penelitian berkualitas tinggi. Sebagai insan akademik, Anda dituntut tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu berkolaborasi secara luas guna menjawab persoalan bangsa," ujar Prof. Sri Indarti di hadapan peserta.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Unri, Prof. Dr. dr. Dedi Afandi, DFM., Sp.F.M., Subsp. E.M.(K)., M.M., M.A.R.S., M.H., melaporkan bahwa tahun akademik baru ini diikuti oleh 357 mahasiswa baru. Kegiatan ini turut dihadiri dan mendapat dukungan langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Ir. S.F. Hariyanto, M.T., serta Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, M.M.