Pemerintah Kabupaten Karo mengambil langkah strategis dalam memodernisasi sektor agronomi daerah dengan menjajaki kemitraan teknologi bersama Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Langkah ini diinisiasi langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, saat menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Konsulat Jenderal RRT di Medan, Song Jianming, pada Kamis (16/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Konsulat Jenderal RRT di Medan tersebut berfokus pada transfer teknologi pertanian guna mendongkrak produktivitas komoditas hortikultura Karo. Sebagai salah satu lumbung pangan dan sayur-mayur utama di Sumatra Utara, Kabupaten Karo dinilai memerlukan sentuhan inovasi digital, mekanisasi modern, serta sistem irigasi yang lebih efisien untuk menghadapi tantangan pasar global.

Selain infrastruktur fisik, penjajakan kerja sama ini juga menyasar pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian lokal. Rencana program mencakup pelatihan intensif bagi petani lokal dan pertukaran pengetahuan mengenai metode budidaya mutakhir hingga digitalisasi sistem pemasaran hasil panen.

Di samping sektor agraris, momentum ini juga dimanfaatkan Bupati Karo untuk memperkuat sektor pariwisata. Antonius secara resmi mengundang jajaran Konsulat Jenderal RRT untuk menghadiri perhelatan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo yang dijadwalkan berlangsung di Berastagi pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Song Jianming menyampaikan apresiasi positif atas inisiatif Pemkab Karo dan menyatakan ketertarikannya untuk menghadiri festival tahunan tersebut. Pihak konsulat berharap komunikasi ini segera berlanjut ke tahap implementasi program yang konkret. Dalam audiensi ini, Bupati Karo turut didampingi oleh jajaran pimpinan Dinas Pariwisata serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo.