KUALA KAPUAS – Sebagai langkah nyata untuk menghidupkan kembali kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur, Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kabupaten Kapuas mendistribusikan bantuan alat olahraga tradisional sumpitan (sipet) ke lima sekolah menengah di wilayah setempat pada Rabu (26/8/2026).

Langkah taktis ini diambil sebagai kelanjutan dari momentum pengukuhan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kapuas yang baru saja dilaksanakan. Penyerahan sarana olahraga tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PORTINA Kapuas, Syahrin Noor, didampingi Sekretaris Aris Ramadana.

Adapun lima sekolah yang menerima bantuan ini adalah SMAN 1 Kapuas Hilir, SMKN 1 Kuala Kapuas, SMAN 2 Kuala Kapuas, SMAN 3 Kuala Kapuas, dan SMPN 2 Selat. Masing-masing sekolah mendapatkan paket lengkap penunjang latihan yang terdiri atas dua pucuk sipet, satu papan target sasaran, serta 14 buah damek (anak sumpit) yang diserahkan secara simbolis kepada pihak kepala sekolah, guru olahraga, dan perwakilan siswa.

Ketua PORTINA Kabupaten Kapuas, Syahrin Noor, menegaskan bahwa pembagian fasilitas olahraga tradisional ini bertujuan menumbuhkan ketertarikan serta rasa kepemilikan siswa terhadap olahraga khas daerah. Ia berharap para pelajar tidak hanya mengenal, tetapi juga aktif menjaga kelestarian budaya lokal di tengah gempuran modernisasi.

Di samping misi jangka panjang pelestarian budaya, bantuan ini diproyeksikan untuk mempersiapkan para siswa menghadapi ajang bergengsi "Kapuas Rhythm Of Culture Se-Kalimantan" yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di GOR Panunjung Tarung, Kuala Kapuas. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para pelajar untuk mengasah mental tanding sekaligus menyerap pengalaman langsung dari para atlet sipet tingkat nasional.