Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Program Studi S1 Akuakultur dan Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) sukses menyelenggarakan ajang Aqua Nexus 2026. Berlangsung di Auditorium Kampus 3 Unesa Gubeng pada Sabtu (4/7), kegiatan bertajuk “Connecting Science, Nature, and Innovation” ini menjadi platform strategis dalam memperkenalkan ekosistem akuakultur modern kepada para pelajar SMA, SMK, dan MA di Jawa Timur.
Wakil Dekan I FKP Unesa, Isnawati, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kontribusi universitas dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Melalui perhelatan ini, Unesa berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus memamerkan berbagai terobosan budidaya hasil riset mahasiswa untuk menjawab tantangan sektor perikanan masa depan.
Dalam sesi seminar, akademisi Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Mohsan Abrori, menyoroti urgensi hilirisasi riset untuk lima komoditas utama, yakni udang, nila salin, rumput laut, kepiting, dan lobster. Ia menekankan bahwa adopsi teknologi sangat krusial dalam meningkatkan produktivitas, terutama melalui konsep budidaya di lahan terbatas seperti urban farming yang kian relevan saat ini.
Selain paparan ilmiah, para peserta diajak mengeksplorasi Aquaculture Expo yang menampilkan sekitar 90 poster edukasi serta prototipe inovatif. Salah satu yang menarik perhatian adalah sistem AquaFarm, sebuah integrasi akuaponik dan hidroponik yang menggabungkan efisiensi budidaya ikan dengan pemanfaatan nutrisi limbah untuk pertanian. Inovasi ini membuka wawasan baru bagi pelajar mengenai keberlanjutan ekosistem pangan.
Koordinator Program Studi S1 Akuakultur Unesa, Reni Ambarwati, menjelaskan bahwa kurikulum prodi telah diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan Internet of Things (IoT). Pendekatan ini bertujuan mencetak lulusan yang tidak hanya unggul sebagai peneliti, tetapi juga berdaya saing sebagai wirausahawan industri perikanan. Pihak kampus berharap Aqua Nexus dapat menjadi agenda tahunan untuk terus memantik minat generasi muda terhadap sektor akuakultur yang inovatif.