Langkah impresif Tim Nasional Spanyol di ajang Piala Dunia 2026 terus berlanjut. Skuad berjuluk La Roja tersebut sukses mengamankan satu tiket di partai final setelah menumbangkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal yang digelar di Stadion AT&T, Arlington, Rabu (16/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus memupus mimpi Les Bleus untuk mencetak hattrick final di tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Dominasi Spanyol tercermin lewat dua gol kemenangan yang masing-masing dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui eksekusi penalti pada babak pertama, serta sontekan akurat Pedro Porro di babak kedua. Porro, yang tampil luar biasa sepanjang 90 menit di sektor bek sayap, dinobatkan sebagai pemain terbaik (Player of the Match) dalam laga krusial ini.
Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak sepak mula. Kedua tim memperagakan permainan terbuka, namun pertahanan disiplin membuat peluang matang sulit tercipta di menit-menit awal. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-22. Akselerasi cepat Lamine Yamal di dalam kotak penalti dihentikan paksa oleh Lucas Digne, memaksa wasit menunjuk titik putih. Oyarzabal yang maju sebagai algojo dengan tenang mengecoh penjaga gawang Prancis, membawa Spanyol memimpin 1-0.
Memasuki paruh kedua, armada Luis de la Fuente justru tampil kian agresif. Pada menit ke-58, kerja sama apik di lini tengah berujung pada umpan presisi Dani Olmo yang langsung disambar oleh Pedro Porro untuk menggandakan keunggulan. Spanyol sebenarnya sempat menambah keunggulan lewat aksi individu memukau Lamine Yamal, namun gol tersebut dianulir wasit setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR) mendeteksi adanya posisi offside.
Prancis berupaya keras mengejar ketertinggalan dengan mengandalkan daya gedor Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele. Namun, rapatnya barisan pertahanan Spanyol membuat upaya raksasa Eropa tersebut sia-sia hingga peluit panjang berbunyi. Di partai puncak, Spanyol akan menantang pemenang laga semifinal lainnya yang mempertemukan Inggris dan juara bertahan Argentina.
Usai laga, Pedro Porro mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Bek sayap berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar andil individu, melainkan buah dari kerja keras kolektif seluruh anggota tim untuk mewujudkan mimpi besar di panggung dunia.