Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong PT GoTo selaku induk perusahaan Gojek untuk memperluas jaminan kesehatan bagi para mitranya melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Gojek, Kompleks CBD Polonia, Medan.
Kegiatan pelayanan kesehatan cuma-cuma ini merupakan kolaborasi antara PT GoTo, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Kota Medan, dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Ratusan pengemudi ojek daring antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi fisik mereka di tengah padatnya aktivitas pekerjaan di jalanan.
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, Bobby menjelaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadirkan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Melalui langkah jemput bola ini, layanan medis didekatkan langsung ke lokasi kerja para mitra tanpa mengharuskan mereka mengantre di Puskesmas.
Pemeriksaan medis yang disediakan dalam program ini mencakup pengecekan kesehatan mata, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, rekam jantung, skrining tuberkulosis paru, deteksi dini kanker, hingga konsultasi dokter dan pemberian obat gratis. Upaya komprehensif ini diharapkan dapat menjaga kebugaran fisik pekerja sektor informal yang rentan terhadap penyakit akibat kelelahan.
Bobby mengapresiasi komitmen Gojek yang saat ini telah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 40 persen mitra berprestasi. Namun, ia berharap persentase ini terus ditingkatkan guna memberikan perlindungan menyeluruh. Meskipun Provinsi Sumatera Utara telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga berobat hanya dengan KTP, kontribusi aktif perusahaan dinilai akan sangat meringankan beban para pekerja lapangan.