Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya. Langkah strategis ini diwujudkan melalui audiensi langsung antara Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026).

Pertemuan tersebut fokus membahas kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memperkuat pelayanan kesehatan primer serta peningkatan kesejahteraan para tenaga medis di Tidore. Dalam audiensi ini, Wali Kota turut didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan serta jajaran direksi Rumah Sakit Daerah (RSD) Tidore.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya menjaga masyarakat tetap sehat sebagai prioritas utama, mengingat sebagian besar anggaran Kemenkes saat ini terserap untuk membiayai pengobatan orang sakit. Menkes juga memaparkan standar pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ideal, yakni melayani maksimal 25.000 penduduk dengan waktu tempuh akses tidak lebih dari dua jam dari wilayah terjauh.

Guna mencapai target tersebut, Kemenkes telah menyiapkan peta jalan jangka pendek untuk dua hingga tiga tahun ke depan. Program prioritas ini mencakup penyediaan alat medis esensial di sekitar 10.000 Puskesmas seluruh Indonesia, renovasi 450 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta pemberian insentif tambahan bagi dokter umum dan dokter gigi demi mendongkrak kesejahteraan mereka.

Menanggapi komitmen tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyatakan optimismenya terhadap penyelesaian berbagai kendala medis di daerahnya pada tahun mendatang. Ia memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan Kemenkes dalam merespons cepat aspirasi dari pemerintah daerah demi kemajuan sektor kesehatan di Tidore Kepulauan.