Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menekankan pentingnya reformasi pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput. Dalam pertemuan bersama seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten TTU di Aula Dinas Kesehatan setempat, Bupati meminta adanya pergeseran paradigma dari yang semula ingin dilayani menjadi pelayan masyarakat yang tulus dan profesional.

Menurut Bupati Yosep, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus dirasakan secara nyata melalui layanan kesehatan yang cepat, ramah, dan berkualitas. Ia menegaskan agar manajemen penanganan pasien diperbaiki secara menyeluruh, termasuk ketelitian dalam pemeriksaan medis untuk memastikan diagnosis penyakit dilakukan secara tepat dan akurat.

Disiplin aparatur di lingkungan Puskesmas juga menjadi sorotan penting dalam pengarahan tersebut. Bupati mengingatkan bahwa ketepatan waktu dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas dinas merupakan fondasi utama untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Selain fokus pada pelayanan pasien, para kepala fasilitas kesehatan ini juga dituntut untuk berkontribusi secara profesional terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengelolaan layanan yang akuntabel dan sesuai regulasi diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah di sektor kesehatan secara transparan.

Terkait isu prioritas nasional, Bupati menginstruksikan percepatan penurunan angka stunting di wilayah TTU dengan target penurunan hingga kisaran 32 persen pada tahun 2027. Para Kepala Puskesmas diminta memantau langsung kondisi tumbuh kembang balita serta kesehatan ibu hamil, sekaligus aktif mengedukasi masyarakat untuk mengikis kebiasaan adat yang menghambat pemenuhan gizi keluarga.

Terakhir, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan di sektor kesehatan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan aktif berbaur di tengah masyarakat. Pendekatan kepemimpinan yang rendah hati namun percaya diri ini dinilai strategis dalam upaya bersama mengentaskan Kabupaten TTU dari status daerah tertinggal melalui peningkatan kualitas kesehatan.