Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) resmi mengoperasikan 36 titik Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Pos Lansia) yang tersebar di berbagai kelurahan. Langkah strategis ini diambil guna mendekatkan akses fasilitas kesehatan sekaligus mendorong warga senior agar tetap aktif, mandiri, dan produktif di lingkungan tempat tinggal mereka.
Pos Lansia tidak hanya berfungsi sebagai wadah pemeriksaan medis rutin, melainkan juga menjadi pusat edukasi pola hidup sehat. Di fasilitas ini, para warga lanjut usia dapat mengikuti senam kebugaran, menerima penyuluhan gizi, hingga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial yang dirancang untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok lansia harus terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya angka harapan hidup di wilayahnya. Ia berharap kehadiran pos pemantauan ini mampu menjadi ruang interaksi yang positif bagi generasi senior.
Saat ini, sebaran pelayanan tersebut telah menjangkau puluhan kelurahan, di antaranya Pondok Jagung, Serpong, Pamulang, hingga Ciputat. Benyamin menambahkan bahwa orientasi pelayanan kesehatan kini harus menitikberatkan pada upaya pencegahan (preventif) dan pemeliharaan kesehatan secara berkala, bukan sekadar pengobatan saat sakit (kuratif).
Guna memaksimalkan program ini, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi para kader kesehatan lokal serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh lansia di Tangerang Selatan dapat menikmati masa tua dengan sehat, aktif, dan sejahtera.