Pemerintah Provinsi Bali berkolaborasi erat dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam upaya menjaring investasi dari kawasan Eropa. Kemitraan strategis ini secara khusus diarahkan untuk memperkuat sektor kesehatan guna menghadirkan layanan medis berkualitas internasional di Pulau Dewata.

Penjajakan kerja sama ini dibahas dalam pertemuan resmi antara Gubernur Bali Wayan Koster dengan jajaran delegasi Kemlu RI di Denpasar. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Eropa II Kemlu Punjul S. Nugraha serta sejumlah perwakilan dari Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) untuk merumuskan langkah konkret kolaborasi lintas negara tersebut.

Salah satu fokus utama dalam kemitraan ini adalah rencana pengembangan rumah sakit dengan konsep layanan tematik. Keterlibatan investor asing diharapkan dapat mempercepat peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan medis di Bali, sekaligus meminimalkan ketergantungan pembangunan infrastruktur kesehatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Minat dari calon mitra Eropa dilaporkan mulai menunjukkan respons positif. Beberapa investor bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah rumah sakit di Bali untuk mengidentifikasi kebutuhan alat kesehatan serta menjajaki peluang transfer teknologi medis mutakhir.

Selain sektor kesehatan, sinergi antara Pemprov Bali dan Kemlu RI direncanakan akan meluas ke pengembangan industri kreatif lokal. Melalui diplomasi ekonomi yang kuat, Bali optimis dapat memperluas akses pasar global dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan serta mandiri.