Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh putra-putri terbaik bangsa di panggung sains internasional. Dalam ajang 56th International Physics Olympiad (IPhO) 2026 yang dihelat di Bucaramanga, Kolombia, delegasi Indonesia berhasil membawa pulang lima medali bergengsi. Capaian ini diraih setelah melalui persaingan sengit melawan 381 peserta dari 93 negara di seluruh dunia.

Indonesia sukses mengamankan satu medali emas melalui Evan Syatia To dari SMA BPK Penabur Gading Serpong. Selain emas, tim Indonesia juga menyabet dua medali perak yang dipersembahkan oleh Ackhava Adam Malonda (SMA Wardaya) dan Gusti Komang Abhika Atmaja (SMA Kesatuan Bangsa). Sementara itu, dua medali perunggu berhasil diraih oleh Arrow Dunatos Pascha Kristian (SMAN Unggulan MH Thamrin) serta Juan Richie (SMA Kristen Immanuel).

Kompetisi yang berlangsung sejak 4 hingga 14 Juli 2026 ini menguji kemampuan mendalam para siswa dalam bidang fisika teoretis maupun eksperimen. Selama lima jam penuh, peserta ditantang menyelesaikan berbagai persoalan kompleks, mulai dari dinamika gas ideal hingga prinsip-prinsip fisika kuantum dan termodinamika yang sangat menantang.

Keberhasilan tim Indonesia tidak terlepas dari dedikasi dua pembimbing utama, yakni Budhy Kurniawan dari Universitas Indonesia dan Getbogi Hikmawandari dari Institut Teknologi Bandung. Seluruh rangkaian proses, mulai dari tes eksperimen hingga ujian teori, dilalui dengan disiplin tinggi di Neomundo Convention Center, Bucaramanga.

Kepulangan tim ke Tanah Air pada Minggu (12/7) menjadi penutup manis dari perjuangan panjang mereka. Kesuksesan ini sekaligus menjadi bukti efektivitas program pembinaan yang didukung penuh oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, KBRI Bogota, serta kolaborasi akademis antara Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung.