Upaya membentengi kesehatan anak usia sekolah dari ancaman penyakit menular terus digalakkan. Melalui program inovatif bertajuk "SMART ISPA", mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan edukasi pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kepada murid kelas III dan IV UPT SD Negeri 8 Kulo.

Langkah preventif ini diambil mengingat anak-anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang paling rentan terhadap penularan ISPA. Tanpa penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disiplin, lingkungan sekolah berisiko tinggi menjadi klaster penyebaran penyakit saluran pernapasan tersebut.

Hanifah Almas Amiruddin, selaku penanggung jawab kegiatan, mengemas edukasi ini secara interaktif dan menyenangkan untuk menyesuaikan karakteristik anak-anak. Metode pembelajaran diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pengenalan gejala, jalur penularan, serta taktik pencegahan.

Tidak hanya teori, para siswa juga diajarkan secara langsung etika batuk dan bersin yang benar serta simulasi enam langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Antusiasme terlihat tinggi saat para murid terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, permainan edukatif, dan evaluasi akhir (post-test) yang menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan.

Sebagai upaya keberlanjutan program, mahasiswa KKN Unhas menempelkan poster edukasi di area sekolah dan membagikan selebaran serupa kepada siswa untuk dibawa pulang. Pihak sekolah mengapresiasi penuh inisiatif ini, berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang menularkan kebiasaan sehat ini di lingkungan keluarga mereka masing-masing.