Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara, mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menggelar program Cek Kesehatan Gratis sekaligus pelacakan (tracing) Tuberkulosis (TB) terintegrasi. Kegiatan pelayanan kesehatan pencegahan ini menyasar warga di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan pentingnya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar hingga ke lingkungan tempat tinggal warga. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan intervensi medis dapat teridentifikasi dan ditangani secara cepat sesuai standar penanganan kesehatan.
"Semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pula penanganan medis dapat dilakukan. Langkah ini sangat krusial untuk mendukung proses penyembuhan pasien sekaligus memutus rantai penularan kepada orang lain di lingkungan sekitar," ujar Amir Hasan di Kendari.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu atau malu memeriksakan diri ke petugas medis, terutama bila mengalami indikasi batuk berkepanjangan maupun gangguan kesehatan lainnya. Amir menyoroti bahwa keberhasilan eliminasi TB sangat bergantung pada komitmen bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kesadaran aktif masyarakat.
Selain penanganan khusus TB, Pemkot Kendari juga menghadirkan beragam pemeriksaan kesehatan umum secara cuma-cuma. Program ini dirancang untuk mendorong pembiasaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat keluarga, sekaligus menghasilkan data kesehatan warga yang akurat demi mewujudkan Kota Kendari yang lebih sehat dan produktif.