Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen kini tengah melancarkan strategi agresif untuk menekan penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC). Langkah ini diambil setelah evaluasi menunjukkan bahwa penemuan kasus baru di wilayah tersebut masih sangat minim, yakni baru mencapai 363 kasus atau sekitar 23 persen dari estimasi total 1.608 kasus hingga Juli 2026.
Sebagai respons cepat, Dinas Kesehatan setempat berkolaborasi dengan jajaran terkait menggelar pelatihan intensif selama 11 hari bagi para tenaga medis. Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan dari 17 distrik ini dirancang untuk membekali petugas puskesmas dengan kemampuan deteksi dini, tata laksana pengobatan, serta mitigasi penularan di lingkungan fasilitas kesehatan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kepulauan Yapen, Cyfrianus Yustus Mambay, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial. Ia menuntut para peserta untuk langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat di lapangan dan melakukan transfer pengetahuan kepada rekan sejawat di fasilitas kesehatan masing-masing.
Menurut Cyfrianus, penanggulangan TBC yang efektif membutuhkan kepekaan sosial dan komitmen tinggi dari seluruh kepala puskesmas beserta stafnya. Ia menekankan pentingnya penetapan target penurunan angka kasus yang jelas sebagai tolok ukur keberhasilan program kerja jajaran kesehatan di daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Yapen, Yanes Rapami, memaparkan sejumlah kendala operasional yang dihadapi di lapangan. Selain rendahnya angka penemuan kasus secara aktif di luar gedung, angka keberhasilan pengobatan TBC di Yapen saat ini baru menyentuh 69 persen, masih di bawah target nasional sebesar 90 persen.
Keterbatasan anggaran penyelidikan kasus, tingginya rotasi petugas, serta belum meratanya pelatihan bagi puluhan dokter dan perawat pengelola program TBC memperparah situasi tersebut. Melalui pelatihan terpadu ini, Pemkab Yapen optimistis kapasitas pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput dapat meningkat signifikan guna memutus rantai penularan TBC.