Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta resmi menjalin koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta untuk mematangkan persiapan menyongsong Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV yang akan digelar di Lampung pada tahun 2027 mendatang. Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam menyelaraskan program pembinaan atlet wartawan ibu kota.

Rombongan PWI Jaya yang dipimpin langsung oleh sang Ketua, Kesit Budi Handoyo, didampingi jajaran pengurus harian serta Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Jaya, diterima hangat oleh Wakil Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Hendri C Wijaya. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk mempererat sinergi kelembagaan, mengingat Siwo Jaya merupakan bagian integral dari badan fungsional KONI DKI Jakarta.

Mewakili Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hendri menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh seluruh program taktis yang dirancang Siwo Jaya. Sinergi ini dinilai penting demi menjaga marwah olahraga prestasi di kalangan jurnalis Jakarta, terutama dalam menghadapi ajang olahraga multicabang tingkat nasional tersebut.

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim bayangan untuk menyeleksi atlet-atlet potensial melalui Siwo Jaya. Meski tidak turun di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, kontingen Jakarta menargetkan peningkatan peringkat dan perolehan medali yang signifikan dibandingkan pencapaian pada edisi sebelumnya di Banjarmasin.

Pada ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 5-11 April 2027 tersebut, Siwo PWI Jaya berencana mengikuti delapan cabang olahraga utama, termasuk bulu tangkis, tenis meja, catur, hingga sepak bola mini. Selain itu, kontingen ibu kota juga siap memperebutkan medali pada tiga nomor non-olahraga, yaitu karya jurnalistik, fotografi, dan karaoke.

Untuk memaksimalkan performa, intensitas latihan para atlet kini terus ditingkatkan di bawah arahan manajer masing-masing cabang. Siwo Jaya juga merancang serangkaian turnamen lokal sebagai sarana uji coba guna mengasah kesiapan mental dan fisik para jurnalis sebelum bertolak ke Lampung.