Pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, tengah mengintensifkan persiapan menjelang debut mereka di ajang bergengsi Kejuaraan Dunia BWF 2026. Fokus utama evaluasi duet muda ini terletak pada peningkatan kualitas komunikasi di dalam lapangan guna meminimalkan kesalahan minor saat bertanding.
Febi mengungkapkan bahwa meskipun kondisi fisik, teknik, dan mental mereka berada dalam level yang prima, rangkaian turnamen sejak awal tahun menunjukkan adanya celah komunikasi yang harus segera dibenahi. Senada dengan rekannya, Rachel menyebutkan pentingnya menyampaikan detail-detail kecil strategi permainan secara cepat agar mereka dapat segera beradaptasi dengan perubahan pola permainan lawan di lapangan.
Guna menunjang performa mereka, tim pelatih telah merancang program latihan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing pemain. Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, bahkan langsung mematok target tinggi berupa gelar juara dunia bagi pasangan ini, sebuah tantangan yang direspons positif oleh Rachel dan Febi sebagai motivasi tambahan, bukan beban.
Menyadari tensi Kejuaraan Dunia jauh lebih tinggi dibanding turnamen reguler seperti BWF Super 750 atau Super 1000, keduanya memiliki cara tersendiri untuk mengatasi ketegangan debut. Febi memilih fokus menenangkan pikiran secara mandiri, sementara Rachel lebih memilih menjaga kualitas tidur agar tubuh dan pikirannya tetap bugar. Selain itu, suasana latihan harian kini dikondisikan semirip mungkin dengan atmosfer pertandingan riil untuk mengasah kesiapan mental mereka.
Keputusan strategis juga diambil dengan menarik diri dari turnamen China Masters setelah Kejuaraan Dunia. Langkah ini diambil agar konsentrasi penuh dan energi Rachel/Febi dapat tercurah sepenuhnya untuk mengamankan hasil terbaik pada turnamen akbar yang akan berlangsung pekan depan tersebut.