Pemerintah Kota Bandar Lampung tengah menyiapkan lompatan teknologi dalam pelayanan publik melalui pengembangan program "Seribu Wajah". Salah satu inovasi yang mencuri perhatian dalam ajang Bandar Lampung Expo 2026 adalah aplikasi "Rupa Wajah", sebuah teknologi pemindai berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disiapkan untuk mengintegrasikan berbagai layanan digital perkotaan.
Dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandar Lampung, aplikasi ini pada tahap awal berfungsi menganalisis kemiripan wajah pengguna dengan tokoh publik atau pahlawan nasional. Sejak dibuka, stan Diskominfo ramai dikunjungi warga dengan rata-rata 150 pengguna per hari, dan akumulasi interaksi telah menembus lebih dari 500 orang selama pameran berlangsung.
Kepala Bidang Pemberdayaan E-Government Diskominfo Bandar Lampung, Fachrizal, menjelaskan bahwa masyarakat cukup memasukkan nama dan nomor telepon, lalu memilih kategori tokoh pembanding sebelum memindai wajah mereka. Selain bersifat menghibur, antusiasme tinggi ini menjadi jembatan edukasi untuk memperkenalkan arah digitalisasi tata kelola kota kepada masyarakat luas.
Namun, pemanfaatan teknologi ini tidak berhenti sebagai sarana hiburan semata. Diskominfo memproyeksikan platform "Seribu Wajah" sebagai pusat kendali layanan publik yang komprehensif. Salah satu fokus utama pengembangannya adalah sistem mitigasi banjir melalui integrasi kamera pemantau (CCTV) dan sensor ketinggian air sungai secara real-time yang dirakit secara mandiri.
Melalui integrasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat memantau kondisi debit air sungai dari status aman hingga bahaya demi mengantisipasi potensi bencana lebih dini. Di samping itu, platform ini nantinya juga akan memperluas cakupan layanannya ke sektor pemantauan arus lalu lintas, ketersediaan area parkir, hingga digitalisasi administrasi di tingkat puskesmas, rumah sakit, dan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.