Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam resmi meluncurkan kembali Penghargaan Industri, Perdagangan, dan Jasa 2026. Bertepatan dengan momentum dua dekade aksesi negara tersebut dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), ajang ini membawa paradigma baru dengan menjadikan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai instrumen utama dalam menilai kualitas dan kapasitas perusahaan.
Pakar ESG, Pham Hoai Trung, menegaskan bahwa perubahan ini sangat krusial di tengah dinamika pasar global yang menuntut lebih dari sekadar profitabilitas. Di era integrasi saat ini, keunggulan kompetitif tidak lagi hanya bertumpu pada efisiensi biaya atau perluasan pasar, melainkan pada kemampuan perusahaan untuk mengadopsi model bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan memiliki tata kelola yang bersih.
Pemberian bobot sebesar 20 poin pada kriteria pembangunan berkelanjutan menunjukkan bahwa ESG bukanlah sekadar elemen pelengkap atau aktivitas pencitraan. Sebaliknya, hal ini menjadi bagian integral dari strategi bisnis. Melalui integrasi ini, perusahaan didorong untuk lebih transparan dalam pengelolaan limbah, efisiensi energi, serta peningkatan standar kesejahteraan pekerja dan perlindungan konsumen.
Guna menjaga objektivitas penilaian, para pakar menekankan pentingnya penggunaan indikator yang terukur dan dapat diverifikasi, seperti data emisi gas rumah kaca, sertifikasi ISO, serta laporan keberlanjutan yang otentik. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan praktik 'greenwashing' dan menciptakan persaingan sehat di antara pelaku bisnis domestik maupun asing yang beroperasi di Vietnam.
Langkah strategis ini diproyeksikan akan memicu efek domino yang positif bagi komunitas bisnis. Dengan adanya standar yang jelas, perusahaan akan lebih siap menghadapi tantangan rantai pasok global yang kini semakin ketat dalam memberlakukan standar hijau. Pada akhirnya, para pemenang penghargaan ini diharapkan tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga menjadi teladan bagi transformasi ekonomi berkelanjutan bagi industri secara luas.