Pemerintah Provinsi Bali bergerak cepat merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai wujud solidaritas regional, Pemprov Bali telah memberangkatkan tim kesehatan darurat dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu proses penanganan di lokasi terdampak.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengungkapkan bahwa tim pendahulu yang terdiri dari lima tenaga kesehatan telah bertolak ke NTT guna melakukan asesmen cepat. Tim ini bertugas memetakan kebutuhan medis riil, kondisi lapangan, serta kesiapan fasilitas kesehatan setempat sebelum bantuan susulan berskala lebih besar dikirimkan.

Selain tim medis, rombongan dari BPBD Bali yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD beserta lima personel juga telah diberangkatkan. Rombongan tersebut membawa misi taktis untuk berkoordinasi langsung dengan otoritas setempat serta menyalurkan bantuan logistik darurat awal berupa bahan pangan dan perlengkapan medis.

Aksi kemanusiaan ini lahir dari komitmen bersama antara kepala daerah di wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Bali-Nusra). Dewa Made Indra menjelaskan bahwa Gubernur Bali, Gubernur NTB, dan Gubernur NTT telah melakukan koordinasi intensif secara daring demi menyinkronkan langkah penanggulangan bencana di kawasan kepulauan tersebut.

Guna mengoptimalkan bantuan, Pemprov Bali membuka keran donasi bagi masyarakat luas melalui rekening "Bali Peduli Bencana" di Bank BPD Bali dengan nomor rekening 010.01.0501679-1. Dana yang terkumpul dari masyarakat akan disalurkan seutuhnya kepada para korban, sementara Pemprov Bali secara paralel menyiapkan anggaran khusus yang bersumber dari APBD setelah hasil asesmen lapangan rampung.

Di samping mendistribusikan logistik, tim gabungan asal Bali ini juga ditugaskan mendata warga asal Bali yang kemungkinan turut terdampak guncangan gempa yang berpusat di 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada Sabtu (15/8/2026) lalu tersebut. Gubernur Bali, Wayan Koster, juga dijadwalkan akan meninjau langsung kondisi di NTT dalam waktu dekat.