Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat mengatasi keterbatasan listrik pada fasilitas kesehatan darurat pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 48 unit generator set (genset) darurat dikirimkan guna memastikan operasional tenda-tenda pengobatan sementara dapat berjalan tanpa hambatan daya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah melaporkan langsung rencana penyaluran bantuan ini kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah darurat ini diambil setelah teridentifikasi bahwa sejumlah tenda medis darurat yang didirikan oleh Kementerian Kesehatan belum memiliki pasokan listrik yang memadai untuk menunjang peralatan medis.

Pengiriman puluhan genset tersebut memanfaatkan dukungan transportasi udara yang difasilitasi oleh Sekretariat Kabinet. Untuk memastikan kenyamanan pasien selama masa perawatan dan pemulihan, jenis genset yang dikirim merupakan tipe senyap (silent) yang bebas dari kebisingan suara mesin.

Distribusi bantuan akan menyasar beberapa wilayah terdampak di NTT secara proporsional. Kabupaten Manggarai Barat dijadwalkan menerima 11 unit, disusul Manggarai Timur delapan unit, dan Manggarai tujuh unit. Sementara itu, Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende masing-masing akan mendapatkan emam unit, serta Kabupaten Sikka menerima alokasi empat unit genset.

Di samping penyediaan genset untuk sektor medis, kolaborasi pelaku usaha di bawah pembinaan Kementerian ESDM juga telah mendirikan sekitar 30 posko bantuan di berbagai titik bencana. Upaya terpadu ini diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan tenaga medis serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial masyarakat setempat.