PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo menunjukkan komitmen sosialnya dengan mengucurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp 17,1 miliar hingga semester pertama tahun 2026. Alokasi dana ini diarahkan untuk mendukung berbagai sektor krusial, mulai dari sektor kesehatan, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelestarian lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur publik di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program kemasyarakatan ini berjalan selaras dengan arahan Danantara selaku Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) serta Kementerian Pertanian. Melalui sinergi tersebut, PTPN IV PalmCo berupaya menghadirkan solusi konkret yang tidak hanya bersifat bantuan darurat, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang bagi kemandirian masyarakat setempat.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa fokus utama program TJSL ini adalah menciptakan jejak keberlanjutan. Perusahaan ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi secara mandiri, bukan sekadar memberikan bantuan sesaat.
Salah satu implementasi nyata dari komitmen ini terlihat pada penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. PTPN IV PalmCo dengan cepat mengerahkan alat berat seperti ekskavator untuk mempercepat evakuasi serta menormalisasi infrastruktur publik yang rusak akibat bencana tersebut.
Selain bantuan darurat, anak perusahaan BUMN ini juga menyediakan lahan khusus untuk pembangunan hunian sementara dan tetap bagi korban bencana. Di wilayah Hapesong, penyediaan lahan dilakukan di lima lokasi berbeda, di mana dua di antaranya telah siap dihuni. Sementara di Batang Toru, penyediaan lahan satu titik berkapasitas 250 unit rumah kini telah ditempati oleh sekitar 245 kepala keluarga.