Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan ditunjukkan oleh prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY. Para prajurit TNI ini turun langsung membantu tenaga kesehatan dalam menyelenggarakan pelayanan posyandu di Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan. Langkah taktis ini diambil demi memastikan pelayanan dasar kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan warga setempat secara aman dan tertib.
Komandan Pos Kanggime Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Kapten Inf. Dony Sandra, menekankan pentingnya menjaga kualitas kesehatan sejak dini sebagai pilar utama pembangunan generasi masa depan. Menurutnya, posyandu merupakan garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak-anak Papua agar terhindar dari risiko gagal tumbuh atau stunting. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan optimal bagi kelancaran program kesehatan terintegrasi tersebut.
Kolaborasi yang berlangsung di Puskesmas Kanggime ini tidak hanya melibatkan personel militer, tetapi juga partisipasi aktif para kader masyarakat serta tenaga medis setempat. Dalam pelaksanaannya, Kapten Dony didampingi oleh Bintara Kesehatan Serda Didik untuk memastikan pemeriksaan medis berjalan efisien. Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, pemberian vitamin, pemeriksaan ibu hamil, hingga edukasi gizi bagi orang tua.
Respons positif ditunjukkan oleh warga Distrik Kanggime yang antusias mendatangi pos pelayanan untuk memeriksakan kesehatan diri dan anak-anak mereka. Sinergi lintas sektor antara TNI dan instansi kesehatan lokal ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat pedalaman Papua yang lebih sehat dan sejahtera.