Upaya pemerataan akses kesehatan di wilayah kepulauan terpencil terus diperkuat melalui kolaborasi erat antara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) dan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya. Melalui Program Bantuan Langsung (Direct Aid Program), sinergi ini berfokus pada penyediaan layanan medis dasar, deteksi dini penyakit, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat yang selama ini sulit menjangkau fasilitas kesehatan darat.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen ini, perwakilan dari Konsulat Jenderal Australia di Surabaya turut melepas keberangkatan kapal rumah sakit RSKKA dari Pelabuhan Kalimas Surabaya menuju Kepulauan Sumenep, Madura. Setibanya di lokasi, tim medis tidak hanya memberikan pelayanan klinis langsung, tetapi juga menyelenggarakan penyuluhan kesehatan reproduksi serta pencegahan pernikahan dini bagi siswa MA Sirajul Akhyar di Pulau Raas.

Kerja sama ini selaras dengan program Kemitraan Australia-Indonesia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT), sebuah inisiatif berdurasi delapan tahun yang diinisiasi oleh kedua negara. Program tersebut bertujuan memperkuat sistem kesehatan primer di Indonesia agar lebih inklusif, adil, dan tangguh, terutama dalam menghadapi ancaman penyakit menular serta situasi darurat kesehatan.

Direktur Utama RSKKA, dr. Agus Harianto, Sp.B., mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari pemerintah Australia serta berbagai mitra strategis nasional, seperti Kementerian Kesehatan, RSUD Dr. Soetomo, BPJS Kesehatan, Pemkab Sumenep, hingga sektor swasta seperti HCML SKK Migas dan OneMed. Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini terus berkesinambungan demi mendongkrak kualitas hidup masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.