Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi mengambil langkah preventif dalam menjaga kesehatan warga binaan dengan menggelar program Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT). Kegiatan deteksi dini penyakit menular ini terlaksana berkat kolaborasi erat dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Selabatu, Kota Sukabumi.

Program Mobile VCT memfokuskan layanan pada konseling sukarela serta pemeriksaan kesehatan, khususnya untuk mendeteksi virus HIV dan penyakit sifilis. Melalui inisiatif ini, pihak Lapas berkomitmen untuk memantau kondisi kesehatan para warga binaan secara berkala sekaligus memutus potensi penularan penyakit di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menjelaskan bahwa sebelum menjalani pemeriksaan medis, para peserta terlebih dahulu mendapatkan sesi konseling mendalam dari tim medis Puskesmas Selabatu. Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), hepatitis, tuberkulosis (TB), serta pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam pelaksanaan agenda tersebut, sebanyak 30 warga binaan secara sukarela mendaftarkan diri untuk mengikuti tes kesehatan. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung dengan kondusif, aman, serta tetap menjunjung tinggi asas kerahasiaan medis sesuai dengan standar operasional prosedur pelayanan kesehatan resmi.

Budi menegaskan bahwa Mobile VCT merupakan program berkelanjutan demi memenuhi hak dasar warga binaan dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang layak. Ia berharap upaya rutin ini mampu mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman, tetapi juga sehat dan produktif bagi seluruh penghuninya.