Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) guna mendorong pembinaan karakter dan mental disiplin generasi muda melalui jalur olahraga. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak boleh terbatas pada pendidikan formal di dalam kelas saja, melainkan harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang menanamkan jiwa sportivitas dan kepemimpinan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan audiensi bersama jajaran pengurus IGORNAS Kota Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur di Ruang Kerja Wali Kota Kupang. Dalam kesempatan itu, dr. Christian mengapresiasi kontribusi nyata para guru olahraga dalam menjaring potensi atlet sejak usia dini serta membentuk moral kepemudaan yang tangguh di ibu kota Provinsi NTT.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Kupang mengusulkan peleburan turnamen olahraga pelajar ke depan menjadi ajang kolaboratif bertajuk Wali Kota–IGORNAS Cup. Penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang lebih besar, terstruktur, dan mendapat dukungan penuh secara berkelanjutan dari pemerintah daerah. Selain itu, IGORNAS memaparkan rencana kegiatan Fun Run untuk siswa tingkat SD dan SMP sebagai langkah memasyarakatkan olahraga sejak dini.

Menanggapi rencana kegiatan jangka panjang termasuk turnamen IGORNAS Cup II pada tahun 2027, Wali Kota mengimbau agar perencanaan anggaran diajukan sejak dini agar dapat diakomodasi dalam pembahasan APBD. Di samping potensi alokasi dana, Pemkot Kupang siap memfasilitasi kebutuhan logistik acara menggunakan aset daerah, mulai dari penyediaan tenda, stan UMKM, hingga armada transportasi bus dinas.

Lebih lanjut, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang diinstruksikan untuk melibatkan secara aktif para guru olahraga di bawah naungan IGORNAS dalam setiap ajang olahraga resmi pemerintah daerah. Dengan keahlian teknis yang dimiliki, para guru diharapkan mampu mengisi peran penting sebagai juri, wasit, maupun panitia pelaksana. IGORNAS juga didorong untuk mempererat komunikasi dengan pemerintah provinsi guna menyongsong persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON).