Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, menunjukkan performa positif pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Penguatan ini didorong secara dominan oleh reli saham di sektor teknologi, seiring dengan optimisme investor terhadap masa depan industri semikonduktor.
Indeks utama Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 139,02 poin atau 0,27 persen ke level 52.487,41. Tren serupa diikuti oleh indeks S&P 500 yang naik 0,81 persen ke posisi 7.543,64, sementara indeks komposit Nasdaq mencatatkan lonjakan paling tajam sebesar 1,3 persen hingga bertengger di angka 26.206,89.
Sentimen positif pasar dipicu oleh rencana investasi jumbo dari Micron Technology senilai US$250 miliar hingga tahun 2035. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan chip memori yang menjadi tulang punggung teknologi kecerdasan buatan (AI). Efek domino dari optimisme ini juga mengangkat saham Applied Materials dan Sandisk yang masing-masing mencatatkan kenaikan 3,2 persen dan 7,6 persen.
Selain sektor teknologi, pergerakan komoditas logam mulia menunjukkan tren kenaikan sejalan dengan pelemahan nilai tukar dolar AS. Harga emas berjangka di bursa COMEX melonjak 1,4 persen menjadi US$4.140,8 per ons, merespons indeks dolar yang terkoreksi sebesar 0,1 persen.
Di pasar global, bursa Eropa juga turut merasakan sentimen positif dengan indeks STOXX 600 yang menguat 0,8 persen. Meski bursa London melemah tipis, pasar saham lainnya di Eropa seperti Jerman, Spanyol, dan Perancis kompak mencatatkan penguatan signifikan, mencerminkan optimisme investor global terhadap pemulihan sektor teknologi lintas benua.