Microsoft secara resmi memperluas jangkauan lini perangkat terbarunya dengan merilis Surface Pro (Edisi ke-12) dan Surface Laptop (Edisi ke-8) versi bisnis. Langkah ini diambil setelah raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut sukses meluncurkan versi konsumen dari kedua perangkat yang ditenagai oleh prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon X2.

Berbeda dengan varian retail untuk pengguna umum, edisi bisnis ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional berskala perusahaan. Perangkat ini langsung dibekali dengan sistem operasi Windows 11 Pro bawaan serta dilengkapi berbagai fitur keamanan dan manajemen korporasi, seperti BitLocker, Group Policy, Microsoft Intune, dan integrasi Microsoft Entra ID yang memudahkan pengelolaan oleh divisi teknologi informasi (IT).

Dari sektor dapur pacu, Microsoft menawarkan dua pilihan konfigurasi prosesor tangguh, yakni Snapdragon X2 Plus dengan 10-core dan Snapdragon X2 Elite dengan 12-core. Lompatan performa paling signifikan terletak pada Unit Pemrosesan Saraf atau Neural Processing Unit (NPU) Qualcomm Hexagon yang mampu menghasilkan performa kecerdasan buatan (AI) hingga 80 TOPS. Kemampuan ini hampir dua kali lipat dibanding generasi Surface Copilot+ PC sebelumnya yang hanya memiliki daya komputasi 45 TOPS.

Untuk spesifikasi fisik, Surface Pro edisi bisnis menawarkan fleksibilitas tablet hybrid dengan layar PixelSense Flow 13 inci yang memiliki opsi panel OLED untuk kualitas visual terbaik. Dari segi performa, perangkat ini didukung oleh RAM LPDDR5x dengan kapasitas hingga 64GB serta ruang penyimpanan SSD PCIe Gen4 yang dapat dilepas-pasang hingga 1TB. Daya tahan baterainya diklaim mampu menyokong aktivitas pemutaran video lokal hingga 15,5 jam.

Sementara itu, bagi pengguna yang lebih menyukai form factor laptop konvensional, Surface Laptop edisi bisnis hadir dalam pilihan ukuran 13,8 inci dan 15 inci. Spesifikasinya didukung oleh opsi RAM hingga 64GB dan penyimpanan internal yang juga dapat dilepas-pasang hingga kapasitas maksimal mencapai 2TB.

Dengan penambahan fitur keamanan tingkat enterprise dan Windows 11 Pro, harga jual edisi bisnis ini terpaut lebih tinggi dibanding versi konsumen. Perangkat Surface Pro maupun Surface Laptop edisi bisnis ini dipasarkan dengan harga mulai dari 1.649,99 dolar AS, atau sekitar 150 dolar AS lebih mahal daripada varian standarnya.