Kehangatan ukhuwah Islamiyah antardua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia begitu terasa menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang berinisiatif mendirikan posko pelayanan terpadu di kawasan strategis untuk menyambut dan melayani para muktamirin serta penggembira muktamar.

Posko kemanusiaan ini berlokasi di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, hanya berjarak sekitar 500 meter dari pusat kegiatan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas. Berada dekat dengan pintu keluar jalan tol, posko ini dirancang sebagai tempat singgah yang nyaman bagi para peserta luar kota sebelum menuju ke arena utama.

Sekretaris Panitia Sukses Muktamar dari Muhammadiyah Jombang, Suwanto, menjelaskan bahwa persiapan posko kini telah memasuki tahap akhir. PDM Jombang tidak tanggung-tanggung dalam menyiapkan logistik, termasuk menyediakan 10.000 porsi bakso hangat dan 10.000 butir telur secara gratis untuk menjaga kebugaran fisik para tamu yang menempuh perjalanan jauh.

Selain fasilitas konsumsi, posko ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan dasar cuma-cuma, seperti cek tekanan darah dan penanganan kelelahan fisik. Tiga rumah sakit Muhammadiyah di Jombang turut bersinergi dengan menyiagakan tim medis profesional serta armada ambulans yang siap sedia menghadapi situasi darurat di lokasi.

Guna menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan di sekitar posko, personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) bersama pendekar Tapak Suci dikerahkan untuk berkolaborasi dengan jajaran MWC NU Tembelang. Sinergi ini menjadi potret nyata harmoni sosial yang menginspirasi, menunjukkan bahwa perbedaan wadah organisasi tetap dapat beriringan dalam semangat saling melayani.