Tensi di arena Mixed Martial Arts (MMA) kian memanas setelah juara bertahan UFC, Islam Makhachev, melayangkan tanggapan dingin terhadap psywar yang dilontarkan oleh Max Holloway. Gesekan ini bermula setelah Holloway menyindir status kepemilikan gelar pasca-pertarungannya di ajang UFC 330.

Makhachev, yang baru saja mengamankan kemenangan dominan atas Ian Machado Garry, tidak tinggal diam mendengar komentar miring tersebut. Petarung tangguh ini membalas dengan kalimat menohok yang mempertanyakan esensi dari memegang banyak sabuk juara tanpa adanya pembuktian dalam mempertahankannya di atas oktagon.

"Memiliki dua sabuk tidak berarti apa-apa jika kamu tidak bisa mempertahankan satu pun dari mereka," ujar Makhachev dengan penuh percaya diri. Pernyataan tegas ini seolah menegaskan bahwa fokus utamanya adalah konsistensi dan legitimasi sebagai penguasa divisi, bukan sekadar mengoleksi gelar.

Kemenangan impresif atas Garry kian mengukuhkan dominasi Makhachev sekaligus membungkam para peragu. Dengan tensi yang kian meninggi di antara kedua petarung, publik kini berspekulasi bahwa bentrokan langsung antara Makhachev dan Holloway bakal menjadi salah satu duel paling dinantikan di masa depan.