Universitas Tidar (Untidar) menggelar program pengabdian masyarakat guna membekali ratusan siswa SMK Islam Sudirman Grabag, Magelang, dengan teknologi cetak tiga dimensi (3D printing). Kegiatan yang berlangsung pada Senin (3/8/2026) ini bertujuan untuk mencetak tenaga terampil yang siap berwirausaha di bidang manufaktur modern.

Pelatihan ini menyasar 100 siswa dari Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Didukung oleh pendanaan DIPA Untidar, program kolaboratif ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi kunci era Revolusi Industri 4.0 yang kini berkembang pesat di tanah air.

Dosen Teknik Mesin Untidar, Ir. Ikhwan Taufik, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap manufaktur aditif sangat penting bagi generasi muda. Teknologi 3D printing memungkinkan pembuatan komponen otomotif, suku cadang, hingga prototipe produk kreatif secara presisi dan efisien, sekaligus membuka peluang bisnis mandiri pascakelulusan.

Untuk memaksimalkan hasil, tim pengabdian akan menyaring 30 siswa terbaik dari total peserta berdasarkan motivasi mereka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 siswa terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari guna mendalami aspek praktis teknologi ini.

Ketua Tim Pengabdian Untidar, Ir. M. Fendy Kussuma, menambahkan bahwa dalam kelas intensif tersebut, peserta akan dibimbing mulai dari tahap perancangan desain tiga dimensi, pengaturan parameter slicing, hingga pengoperasian langsung mesin cetak 3D agar mampu menghasilkan produk yang siap pakai.