Sebanyak 1.173 pelajar dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia sukses merintis 45 bisnis kreatif bernilai ekonomi tinggi. Melalui program kewirausahaan Student Company yang diinisiasi oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI) bersama Zurich Indonesia dan Starbucks Indonesia, para wirausaha muda ini berhasil membukukan pendapatan kolektif hingga lebih dari Rp483 juta.
Program ini bukan sekadar simulasi di kelas, melainkan wadah aplikatif yang menantang para siswa mengelola bisnis secara nyata. Puncaknya diselenggarakan dalam ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year (PJI COY) 2026 di Senayan Park, Jakarta. Selama program berjalan, para peserta dibimbing untuk melakukan riset pasar, merancang identitas merek, mengelola keuangan, hingga memasarkan produk berkelanjutan buatan mereka sendiri ke masyarakat luas.
Inovasi yang dihadirkan para siswa pun terbilang visioner dan berbasis sirkular. Memanfaatkan potensi lingkungan sekitar, mereka berhasil menciptakan berbagai produk ramah lingkungan seperti kulit sintetis (bioleather) dari pelepah pisang, perlengkapan rumah tangga dari serat daun nanas, hingga kerajinan bernilai estetis tinggi dari tempurung kelapa dan plastik daur ulang.
Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto, menegaskan bahwa Student Company dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan ekosistem bisnis profesional. Kolaborasi ini diharapkan dapat membentuk karakter kepemimpinan, ketangguhan, serta pola pikir kewirausahaan sejak dini melalui bimbingan dari para mentor ahli.
Langkah progresif generasi muda ini mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Menurutnya, pengalaman menghadapi tantangan bisnis sejak di bangku sekolah sangat krusial. Program ini menjadi laboratorium belajar yang aman bagi pelajar untuk berkolaborasi, menerima kritik, bahkan belajar bangkit dari kegagalan sebelum mereka terjun langsung ke industri kreatif nasional.
Pertumbuhan wirausaha muda ini sejalan dengan kontribusi sektor ekonomi kreatif yang terus menguat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yang mencatatkan sumbangan sebesar Rp1.757,87 triliun pada tahun 2025. Dari kompetisi PJI COY 2026 ini, dua perusahaan siswa terbaik akan dipilih untuk mewakili Indonesia dalam ajang regional JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Maret 2027 mendatang.