Aksi pelemparan batu oleh sekelompok orang tidak dikenal menyasar sebuah mobil ambulans milik Puskesmas Mapurujaya di kawasan Kilometer 9, Timika, Kabupaten Mimika. Insiden yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) pagi ini mengakibatkan seorang tenaga medis mengalami luka-luka di bagian kepala.
Korban yang diidentifikasi bernama Asriani (25), seorang bidan yang bertugas di puskesmas tersebut, kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Mimika. Korban dilaporkan mengalami luka robek di belakang telinga akibat hantaman batu yang menembus kaca kendaraan darurat tersebut.
Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.29 WIT. Saat itu, ambulans bernomor polisi PA 5099 MB sedang mengantarkan para tenaga kesehatan yang baru saja menyelesaikan giliran jaga malam untuk pulang. Namun, setibanya di depan Masjid Hidayatullah Kilometer 9, kendaraan mereka tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.
Akibat serangan mendadak itu, Asriani harus menerima dua jahitan di kepalanya. Berdasarkan pemeriksaan medis terbaru, korban masih mengeluhkan pusing hebat dan gangguan penglihatan, sehingga tim medis di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Mimika memutuskan untuk melakukan pemindaian kepala guna mendeteksi potensi cedera lebih dalam.
Pihak manajemen puskesmas langsung mengambil langkah cepat pascakejadian. Ona Bunga telah melaporkan kasus penyerangan ini kepada Kapolsek Mimika Timur dengan harapan para pelaku dapat segera ditangkap dan diproses secara hukum demi menjamin keselamatan para petugas medis yang sedang mengabdi untuk masyarakat.