Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat secara resmi mengukuhkan H. Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan kepengurusan baru ini berlangsung dengan khidmat di Hotel Mulia Senayan pada 27 Juli 2026.

Dalam arahannya, Marciano menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap konsistensi PB Percasi dalam membina talenta catur di Tanah Air. Ke depan, eksistensi olahraga asah otak ini dipastikan akan semakin kuat dengan rencana dipertandingkannya cabang olahraga catur pada ajang Pekan Olahraga Nasional Indoor 2027 serta PON XXII/2028 yang bakal diselenggarakan di NTT-NTB.

Marciano menekankan bahwa catur memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter bangsa. Melalui catur, generasi muda diajarkan untuk berpikir taktis, mengantisipasi langkah lawan, dan merumuskan keputusan terbaik secara sportif. Selain itu, prestasi catur Indonesia di kancah internasional juga terus menunjukkan grafik positif, seperti raihan medali di SEA Games 2025 Thailand dan ajang 9th Eastern Asia Youth Chess Championship (EAYCC) 2025 di Cina.

Sementara itu, Ketua Umum PB Percasi yang baru dilantik, H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan bangsa melalui olahraga. Pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah ini menyatakan bahwa persatuan adalah fondasi utama dalam menghadapi era digitalisasi. Ia berjanji akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan mempertahankan warisan prestasi pengurus sebelumnya yang telah sukses mencetak deretan Grandmaster kelas dunia.

Sebagai langkah konkret ke depan, PB Percasi merencanakan pendirian sekolah catur guna menjaring dan mengasah bakat-bakat baru dari berbagai daerah. Agustiar optimistis bahwa dengan sifat olahraga catur yang merakyat dan berbiaya murah, disertai tekad yang kuat dari seluruh pengurus, Indonesia mampu melahirkan lebih banyak master catur yang siap mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.