Prestasi gemilang ditorehkan oleh skuad tinju muda Indonesia dalam ajang Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026. Dalam kompetisi tingkat regional tersebut, tim Merah Putih berhasil mengamankan satu medali emas dan satu medali perak, sebuah pencapaian yang dinilai sebagai sinyal positif kebangkitan prestasi tinju nasional di kancah internasional.
Medali emas yang membanggakan ini dipersembahkan oleh petinju putri Anggi Intania Chalik, yang tampil dominan di babak final nomor U-19 kelas light flyweight (45–48 kg) dengan menumbangkan perwakilan India, Gunjan. Sementara itu, raihan medali perak disumbangkan oleh Dira Artika yang turun di nomor U-19 putri kelas featherweight (54–57 kg).
Usai laga, Anggi mengungkapkan rasa syukurnya dan menyebut kemenangan ini sebagai buah dari disiplin latihan keras serta arahan tim pelatih. Baginya, prestasi di tingkat Asia ini merupakan pijakan awal demi merealisasikan target yang lebih besar, yakni menembus panggung Olimpiade di masa depan.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan penyelenggaraan dan capaian para atlet. Okto menegaskan bahwa momentum ini sangat krusial, terlebih Indonesia tengah bersiap menghadapi berbagai ajang olahraga multicabang mendatang, termasuk Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PP Perbati, Ray Zulham, mengakui bahwa kendati persiapan kepengurusan baru belum berjalan maksimal, hasil ini membuktikan bahwa fondasi pembinaan usia muda mulai terbentuk. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memperkuat program regenerasi atlet tinju di tanah air secara berkelanjutan.