PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) III Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menorehkan capaian bisnis yang cemerlang sepanjang semester pertama tahun 2026. Tren positif ini berjalan selaras dengan lonjakan kinerja Pegadaian di tingkat nasional yang sukses membukukan laba bersih Rp6,59 triliun, atau tumbuh 84,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di wilayah Sumbagsel, Outstanding Loan (OSL) Gross tercatat menyentuh angka Rp7,65 triliun per Juni 2026, meningkat 66,0 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Akselerasi ini juga terlihat pada OSL Cicilan Emas yang melesat hingga 170,6 persen YoY menjadi Rp1,00 triliun, mencerminkan tingginya minat masyarakat lokal terhadap kepemilikan logam mulia.
Minat investasi masyarakat di Sumatra Bagian Selatan kian solid dengan saldo Tabungan Emas yang mencapai 987.706 gram, atau tumbuh 46,35 persen. Pertumbuhan ini diikuti peningkatan signifikan pada jumlah nasabah aktif sebesar 72,25 persen menjadi 295.366 orang, serta kenaikan akun aktif sebesar 71,56 persen menjadi 306.322 akun.
Secara nasional, ekspansi bisnis Pegadaian ditopang oleh total aset yang meroket 53,9 persen menjadi Rp186,33 triliun. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyatakan apresiasinya atas kepercayaan masyarakat Indonesia dan menegaskan komitmen BUMN ini untuk terus mengoptimalkan ekosistem emas demi mendorong kesejahteraan ekonomi nasional.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, mengungkapkan bahwa pencapaian ini membuktikan peran Pegadaian yang kian dipercaya sebagai mitra finansial yang aman dan inovatif. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperluas literasi keuangan, mengoptimalkan aplikasi digital seperti Tring!, serta memperkuat layanan emas terintegrasi agar manfaatnya dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat Sumbagsel.