Euforia perhelatan akbar Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya dirasakan sebagai pesta olahraga bagi warga Jepara. Pemerintah Kabupaten Jepara secara strategis memanfaatkan momentum ini melalui program bertajuk 'Bola Gembira' untuk menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan roda perekonomian akar rumput.

Pada Selasa (7/7/2026) dini hari, ratusan warga memadati kawasan Alun-alun 1 Jepara untuk menyaksikan babak 16 besar yang mempertemukan Portugal melawan Spanyol. Acara nonton bareng (nobar) yang diselenggarakan secara resmi ini menjadi magnet bagi masyarakat, menciptakan atmosfer kebersamaan di tengah antusiasme turnamen empat tahunan tersebut.

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, yang hadir langsung di tengah massa, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata integrasi antara hiburan berkualitas dengan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, akses siaran resmi yang disediakan pemerintah terbukti efektif merangsang produktivitas ekonomi lokal.

Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM dan penyedia jasa transportasi. Stan makanan dan minuman di sekitar Alun-alun melaporkan lonjakan kunjungan, sementara pengemudi ojek daring mengaku mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan selama rangkaian nobar berlangsung.

Salah satu pengemudi ojek daring, Umar, mengungkapkan bahwa pendapatannya meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan hari-hari biasa. Pemerintah Kabupaten Jepara berharap, melalui program ini, denyut ekonomi daerah akan terus terjaga seiring dengan tumbuhnya aktivitas sosial masyarakat di ruang publik selama Piala Dunia 2026 bergulir.