Turnamen bulu tangkis Polytron Pontianak International Challenge 2026 kini memasuki fase krusial. Sejumlah wakil tuan rumah berhasil mengamankan tiket babak perempat final setelah mencatatkan kemenangan penting pada laga yang berlangsung di Pontianak, Jumat (28/8/2026). Di antara barisan atlet Indonesia yang lolos adalah pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, serta dua pilar tunggal, Bismo Raya Oktora dan Dalila Aghnia.

Pasangan ganda campuran andalan, Dejan/Apriyani, harus berjuang ekstra keras dalam laga bertajuk derbi merah-putih melawan kompatriot mereka, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana. Setelah merebut gim pertama dengan skor ketat 21-19, Dejan/Apriyani kehilangan momentum di gim kedua dan takluk 16-21. Beruntung, kematangan mental membuat mereka bangkit pada gim penentuan untuk menyegel kemenangan 21-16.

Tren positif ini menular ke sektor tunggal putra melalui aksi Bismo Raya Oktora. Menghadapi tantangan wakil luar negeri, Cheng-Han Tsai, Bismo tampil sangat dominan di gim pembuka dengan skor mencolok 21-8. Meski sempat kehilangan kendali permainan pada gim kedua dan kalah 14-21, Bismo berhasil memulihkan fokusnya di gim penentu untuk menutup laga dengan kemenangan 21-17.

Sementara itu, performa impresif ditunjukkan oleh tunggal putri Dalila Aghnia yang sukses memetik kemenangan dua gim langsung. Dalila tampil taktis saat meredam perlawanan pemain Thailand, Pawankorn Teeraratsakul, dengan skor akhir 21-10 dan 21-15. Kemenangan tanpa kehilangan gim ini menjadi modal berharga bagi Dalila guna menghemat stamina untuk laga babak delapan besar.

Gelaran Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang berlangsung pada 25–30 Agustus ini memperebutkan total hadiah sebesar 20.000 dolar AS. Selain hadiah finansial, turnamen skala internasional ini menjadi panggung krusial bagi para pebulu tangkis untuk mendulang poin dalam ranking BWF serta memperkaya pengalaman bertanding mereka.